Aku tahu, kenapa Tuhan menciptakan siang untuk menggantikan malam,
Karena setiap makhluk-Nya harus bangkit untuk hidup mereka
Aku tahu, kenapa Tuhan tidak membuat siang sepanjang hari, tapi juga diselingi malam,
Karena makhluk- makhluk-Nya pun perlu mengumpulkan tenaga untuk menjalani hari mereka selanjutnya
Aku tahu, kenapa Tuhan memberi kita cobaan,
Pasti agar kita belajar dari kesalahan, supaya bisa melakukan hal yang benar
Seperti teorinya Thorndike, trial and error
Aku tahu, setelah kita belajar, pasti kita menjadi pribadi yang lebih baik
Aku tahu, Tuhan membuat kehidupan makhluk-Nya seperti roda yang berputar
Kerena, kita harus saling berbagi kebahagiaan, agar semua merasakan nikmatnya hidup
Tetapi, terkadang kita juga harus merasakan sulitnya hidup saat roda berada di bawah
Aku tahu, saat ini Tuhan sedang memberi cobaan pada keluargaku
Aku yakin, Tuhan juga tahu batas kemampuan kami
Aku yakin, Tuhan akan menunjukan jalan keluar atas semua cobaan yang diberikan-Nya
Aku yakin, Tuhan akan memberi yang terbaik bagiku dan keluargaku
Kuatkan aku, Tuhan
Biarkan aku bertahan sampai semua cobaan-Mu berakhir bahagia
Bagiku, keluargaku, dan semua orang yang aku sayang
Biarkan kami semua tersenyum senang diakhir cerita yang Kau telah Kau buat untuk kami
Minggu, 13 Mei 2012
Senin, 06 Februari 2012
Hanya Kata Hati
Hidup dan langkah yang dijalani ada sebab & akibat
Keputusan dan perubahan hanya dari tanganmu
Pikirkanlah sebelum kau membalikkan telapak tanganmu
Kerena Penyesalan slalu datang belakangan, tidak ada yang didepan
Dalam hidupmu, berikanlah sesuatu yang berguna.
Kamu bisa melakukan apapun, sedangkan yang bisa kulakukan cuma sedikit.
Padahal...
Banyak yang kuharapkan darimu
Keputusan dan perubahan hanya dari tanganmu
Pikirkanlah sebelum kau membalikkan telapak tanganmu
Kerena Penyesalan slalu datang belakangan, tidak ada yang didepan
Dalam hidupmu, berikanlah sesuatu yang berguna.
Kamu bisa melakukan apapun, sedangkan yang bisa kulakukan cuma sedikit.
Padahal...
Banyak yang kuharapkan darimu
Jangan Menangis
Sahabat…
Jika kumati, janganlah menangis,
Jangan kecewa,
Jangan terluka…
Karena jika kau menangis, ku tak mampu tuk terbangun lagi,
Tuk menghapus air mata mu
Tapi… Ku berjanji akan tetap hidup dalam hatimu
Samai kau memintaku tuk benar- benar pergi
Jika kumati, janganlah menangis,
Jangan kecewa,
Jangan terluka…
Karena jika kau menangis, ku tak mampu tuk terbangun lagi,
Tuk menghapus air mata mu
Tapi… Ku berjanji akan tetap hidup dalam hatimu
Samai kau memintaku tuk benar- benar pergi
Terimakasih Tuhan
Tuhan…
Mengapa aku merasa sendiri ?
Padahal ada banyak orang di dunia ini
Mengapa aku merasa aku tak berguna ?
Padahal kau menciptakanku dengan utuh tanpa kurang sutu apapun
Mengapa aku merasa tidakmemiliki kesempatan, Tuhan?
Kesempatan untuk mencari jati diriku
Kesempatan untuk berusaha menggapai cita ku
Kesempatan untuk menikmati masa mudaku
Kesempatan untuk membuktikan bahwa aku memiliki kemampuan
Kesempatan untuk meniti impianku
Siapa yang bisa aku salahkan, Tuhan?
Siapa?
Apakah hidupku hanya untuk mengabdi kepada keluargaku?
Ataukah Engkau mengizinkanku mendapatkan kebahagiaanku sendiri?
Maafkan aku, Tuhan
Jika aku masih belum bisa mensyukuri segala yang kau beri
Aku hanya manusia biasa yang selalu berperang melawan Id dan Ego ku
Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Entah sampai kapan kau akan mengujiku
Entah sampai kapan pula aku berpura- pura bahwa semuanya baik- baik saja
Hanya satu yang aku inginkan Tuhan
Aku mohon, jadikan aku manusia yang lebih baik dan berguna dari pada saat ini
Jangan biarkan aku kembali pada-Mu dengan keadaan seperti ini
Ijinkan aku menorehkan kenangan indah kepada semua orang yang mengenalku
Tolong Tuhan
Aku tahu Engkau melihat semua yang kulakukan, mendengar semua tangisanku dan merasakan setiap langkah letihku selama ini
Aku percaya sesegera mungkin Engkau akan menjawab semua keluh kesahku
Terimakasih Tuhan
Mengapa aku merasa sendiri ?
Padahal ada banyak orang di dunia ini
Mengapa aku merasa aku tak berguna ?
Padahal kau menciptakanku dengan utuh tanpa kurang sutu apapun
Mengapa aku merasa tidakmemiliki kesempatan, Tuhan?
Kesempatan untuk mencari jati diriku
Kesempatan untuk berusaha menggapai cita ku
Kesempatan untuk menikmati masa mudaku
Kesempatan untuk membuktikan bahwa aku memiliki kemampuan
Kesempatan untuk meniti impianku
Siapa yang bisa aku salahkan, Tuhan?
Siapa?
Apakah hidupku hanya untuk mengabdi kepada keluargaku?
Ataukah Engkau mengizinkanku mendapatkan kebahagiaanku sendiri?
Maafkan aku, Tuhan
Jika aku masih belum bisa mensyukuri segala yang kau beri
Aku hanya manusia biasa yang selalu berperang melawan Id dan Ego ku
Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Entah sampai kapan kau akan mengujiku
Entah sampai kapan pula aku berpura- pura bahwa semuanya baik- baik saja
Hanya satu yang aku inginkan Tuhan
Aku mohon, jadikan aku manusia yang lebih baik dan berguna dari pada saat ini
Jangan biarkan aku kembali pada-Mu dengan keadaan seperti ini
Ijinkan aku menorehkan kenangan indah kepada semua orang yang mengenalku
Tolong Tuhan
Aku tahu Engkau melihat semua yang kulakukan, mendengar semua tangisanku dan merasakan setiap langkah letihku selama ini
Aku percaya sesegera mungkin Engkau akan menjawab semua keluh kesahku
Terimakasih Tuhan
Jumat, 02 September 2011
Taiyou no Uta, I Love it :)
Uda lumayan lama sih denger tentang lagunya YUI yang GOODBYE DAYS. Uda pernah denger juga katannya ceritanya so sweet banget, dulu sih ga' terlalu tetarik. Tapi, entapa tiba-tiba entah kenapa tiba- tiba hatiku tergelitik (halah...) buat liat sebenernya gimana sih cerita sebenarnya. Kalian pada pengen tau juga 'kaaannn...ia 'kan...ia dong...ia siiihh...haha
Ni ada trailernya, silakan liat dulu. Kalo tidak tertarik silahkan berhenti baca artikel ini, tapi kalo tertarik kalian bisa beli CD na buat tahu lengkapnya..hehe..tapi ya kalo belum sempet boleh deh baca artikel ini ampek abis...
Tapi maapmaap aje ye, ni cuma sinopsis aje,..
Happy Watching :)
Tersebutlah seorang gadis berumur 16 tahun bernama Kaoru Amane (diperankan oleh YUI, iya anda benar, si YUI penyanyi pop rock itu lho). Kaoru adalah seorang gadis penderita penyakit Xeroderma Pigmentosum (XP), yaitu suatu penyakit yang membuat kulit penderitanya tidak boleh terkena sinar matahari, dan bila terkena sinar matahari akan dapat mengakibatkan peradangan kulit dan dapat berakibat fatal bagi penderitanya. Oleh karena itu, Kaoru hidup dalam kehidupan yang berbeda. Maksudnya kehidupan yang berbeda adalah, ketika kebanyakan orang normal beraktifitas di siang hari dan istirahat di malam hari, maka Kaoru melakukan hal sebaliknya, yaitu dia beraktifitas di malam hari dan siang hari Kaoru pun istirahat, yah seperti makhluk Noctural lah. Untunglah Kaoru mau menerima kehidupannya yang berbeda dengan orang kebanyakan itu, tentunya dengan dukungan sang orang tua. Kaoru mempunyai aktifitas di malam hari sebagai seniman jalanan, yaitu menjadi penyanyi jalanan dengan iringan permainan gitar yang dilakukan Kaoru sendiri (sebagai penyanyi YUI tentunya sangat mudah melakoni perannya sebagai Kaoru sang penyanyi jalanan yang pintar bermain gitar). Kaoru mempunyai tempat favorit di sebuah taman di kota dalam pertunjukkan jalanan malamnya. Dan setiap menjelang pagi, Subuh maksudnya sekitar pukul 04.40, Kaoru pun harus segera kembali ke rumah, kalau tidak, sinar pagi sang surya bisa menjadi pembunuh bagi dirinya.
Nah menjelang pagi itu, Kaoru sering menyaksikan dari jendela kamar rumahnya yang bertingkat itu sosok seorang cowok SMA yang selalu menunggu teman-temannya untuk berangkat sekolah di sebuah halte bis dekat rumah Kaoru, seperti biasa “witing tresna jalaran soko kulino” alias bibit suka pada sosok cowok tersebut mulai tumbuh dalam hati Kaoru karena seringnya dia menyaksikan sosok tersebut menjelang fajar menyingsing. Hingga suatu malam mereka berdua bertemu muka di halte tersebut. Cie cie… pucuk dicinta ulam pun tiba bagi Kaoru. Kaoru pun berkenalan dengan sosok cowok tersebut, yang ternyata bernama Kouji Fujishiro (diperankan oleh Takashi Tsukamoto), dan ternyata Kouji satu sekolah dengan sahabat baik Kaoru yaitu Misaki Matsumae (diperankan oleh Airi Toyama). Dan Kaoru pun menceritakan pada Misaki bahwa dia menyukai Kouji. Misaki pun pada akhirnya, sebagai sahabat baik, menawarkan untuk memata-matai Kouji, mengingat Kaoru tak bisa keluar rumah siang hari. Misaki pun secara sembunyi sembunyi mem-video Kouji selama di sekolah maupun di kegiatan di luar sekolah, betapa beruntungnya Kaoru mempunyai sahabat sebaik Misaki. Kaoru pun begitu senang menyaksikan video rekaman kehidupan Kouji yang diambil secara diam-diam itu. Seiring berjalannya waktu, mereka berdua suatu saat janjian untuk berkencan, dengan sepeda motornya Kouji membawa Kaoru ke tempat-tempat yang belum pernah Kaoru kunjungi sebelumnya, seperti pusat pertokoan dan tempat hiburan. Kaoru melihat kemeriahan malam hari yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Hingga saking gembiranya Kaoru, ia pun memainkan gitar dan bernyanyi di tengah keramaian itu, dan tentu saja menarik banyak perhatian orang-orang yang berlalu lalang, termasuk artis jalanan yang lain pun akhirnya ikutan nimbrung pentas bersama Kaoru, suatu adegan yang indah (btw, adegan ini menjadi bagian dari video clip dari lagu YUI yang berjudul “Skyline”). Kaoru begitu bahagia Kouji membawanya ke tempat-tempat yang belum pernah itu datangi. Kencan itu berakhir di tepi pantai, Kouji bercerita kepada Kaoru bahwa hobby dia adalah surfing di laut. Kaoru yang mendengar itu, mendadak rendah diri, dia berpikir bahwa cowok yang dia sayangi mempunyai hobby bermain surfing, tentunya ini adalah kegiatan di siang hari dan di hari yang panas. Kaoru pun berpikir dalam hati dia tidak akan bisa ikut menikmati hobby dari cowok yang disukainya. Kaoru pun pergi meninggalkan Kouji tanpa memberitahukan sebabnya. Kaoru terus berlari berpacu dengan waktu terbitnya sang fajar, Kouji hanya bisa mengejar tanpa tahu apa-apa kenapa Kaoru pergi meninggalkannya. Adegan ini cukup seru, mengingat Kaoru harus berpacu dengan terbitnya sinar matahari. Sayang, ketika sinar matahari tepat bersinar, Kaoru tepat berada di pintu masuk rumahnya, meski berhasil masuk ke dalam rumah, namun Kaoru sempat terkena sinar matahari, akibatnya Kaoru mengalami peradangan kulit. Kouji yang sampai detik itu tidak tahu apa-apa, akhirnya mendapat penjelasan dari Misaki mengenai keadaan Kaoru sebenarnya, Kouji pun terkejut. Untunglah kedua orang tua Kaoru membawanya ke dokter hingga penyakit Kaoru tidak menjadi parah. Dari peristiwa itu, Ken Amane, sang ayah (diperankan oleh Goro Kishitani), dan Yuki Amane, sang ibu (diperankan oleh Kuniko Asagi), menjadi tahu bahwa sang anak ternyata sedang jatuh cinta dan mempunyai seorang kekasih. Kemudian sang ayah mencoba berbicara dengan Kouji menanyakan hubungan mereka, dan merestuinya, dan mencoba mengatur pertemuan kembali dengan Kaoru, dimana semenjak peristiwa itu Kaoru mencoba melupakan hubungannya dengan Kouji. Dan Kouji pun mempunyai kejutan, yaitu ingin mewujudkan impian Kaoru untuk mengeluarkan debut single Kaoru… dan seiring berjalannya waktu kesehatan Kaoru makin memburuk.
Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apakah yang terjadi dengan Kaoru kemudian? Apakah Kouji berhasil mewujudkan impian Kaoru, dimana dia harus berpacu dengan kesehatan Kaoru yang kian menurun… silahkan saksikan film drama “Taiyo no Uta” ini ya, seperti biasa saya tidak akan membeberkan jalan ceritanya dengan detail, “No Spoiler” gitu lho…hehehehhe
Film ini, sangatlah menarik, saya mulanya berpikiran film ini adalah film nangis Bombay, maklum ceritanya tentang seorang penderita suatu penyakit, biasanya berakhir sedih, termehek-mehek. Tapi pikiran saya itu gak sepenuhnya betul. Sang sutradara dengan pintarnya meramu adegan demi adegan tanpa harus terjebak stereotype film sedih. Justru yang saya rasakan adalah optimisme dalam diri Kaoru, Kaoru begitu tegar dan menerima, ikhlas akan penyakit yang diidapnya. Karenanya saya tidak meneteskan air mata sedikitpun ketika nonton film ini, mungkin hanya satu adegan yang membuat saya terharu, yaitu ketika Kaoru mencoba menikmati hobby Kouji, yaitu menonton Kouji surfing di pantai, tentu saja Kaoru dalam pakaian khusus, dan ternyata pakaian itu sedikit bermasalah hingga mengakibatkan Kaoru kepanasan, dan dengan tetap tegar Kaoru mencoba menahan panas yang ada dan berusaha tersenyum didepan Kouji, sapa yang gak terharu coba….. Yui bener bener bisa memerankan sosok Kaoru yang optimis.
Soal musik film, jangan kuatir, anda akan mendapatkan lagu lagu keren di dalam film ini, mengingat Yui adalah seorang penyanyi Jepang yang terkenal. Theme song film ini adalah “Good bye Days”. Dan lagu lain yang muncul dalam film ini adalah “Skyline” dan “It’s Happy Line”. Semua lagu dinyanyikan sendiri oleh Yui. YUI gitu lhooooo….
Cerita “Taiyou no Uta” ini juga muncul dalam versi Dorama (serial televisi) dengan judul yang sama, namun diperankan oleh Erika Sawajiri, tau kan Erika Sawajiri? Itu lho yang main dorama termehek-mehek “Ichi RITTORU no Namida” (One Litter of Tears). Nih anak kayaknya emang specialis peran gadis penyakitan yang bikin termehek-mehek kali ya? Hehehehehe.. Sedang cerita “Taiyou no Uta” ini pertama kali muncul dalam bentuk novel karangan Bandou Kenji.
Oh yah, mengenai penyakit yang diidap Kaoru, yaitu Xeroderma Pigmentosum (XP), mulanya saya kira ini hanyalah sains-fiksi, ternyata penyakit ini beneran ada lho. Penderitanya beneran ada. Kemarin saya sempat membaca sebuah berita tentang penderita penyakit ini di sebuah surat kabar. Penderita penyakit ini tidak dapat terkena sinar matahari, karena sinar matahari akan membuat peradangan pada kulit penderita dan bisa menjurus kepada kematian bila parah.
Karenanya kita wajib bersyukur, Alhamdulillah, kita yang normal bisa menikmati hangatnya sinar mentari. Kadang kita mengeluh bila kepanasan karena suhu udara akibat sengatan sinar matahari. Itu belum seberapa menyiksa bila dibanding penderita XP ini. Marilah kita selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita sekecil apapun, jangan lah kita merasa kekurangan, sebab masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita… walaupun nikmat itu berupa hangatnya sinar matahari…matahari adalah sahabat kita ^^ jangan takut item ya....haha
Ni ada trailernya, silakan liat dulu. Kalo tidak tertarik silahkan berhenti baca artikel ini, tapi kalo tertarik kalian bisa beli CD na buat tahu lengkapnya..hehe..tapi ya kalo belum sempet boleh deh baca artikel ini ampek abis...
Tapi maapmaap aje ye, ni cuma sinopsis aje,..
Happy Watching :)
Tersebutlah seorang gadis berumur 16 tahun bernama Kaoru Amane (diperankan oleh YUI, iya anda benar, si YUI penyanyi pop rock itu lho). Kaoru adalah seorang gadis penderita penyakit Xeroderma Pigmentosum (XP), yaitu suatu penyakit yang membuat kulit penderitanya tidak boleh terkena sinar matahari, dan bila terkena sinar matahari akan dapat mengakibatkan peradangan kulit dan dapat berakibat fatal bagi penderitanya. Oleh karena itu, Kaoru hidup dalam kehidupan yang berbeda. Maksudnya kehidupan yang berbeda adalah, ketika kebanyakan orang normal beraktifitas di siang hari dan istirahat di malam hari, maka Kaoru melakukan hal sebaliknya, yaitu dia beraktifitas di malam hari dan siang hari Kaoru pun istirahat, yah seperti makhluk Noctural lah. Untunglah Kaoru mau menerima kehidupannya yang berbeda dengan orang kebanyakan itu, tentunya dengan dukungan sang orang tua. Kaoru mempunyai aktifitas di malam hari sebagai seniman jalanan, yaitu menjadi penyanyi jalanan dengan iringan permainan gitar yang dilakukan Kaoru sendiri (sebagai penyanyi YUI tentunya sangat mudah melakoni perannya sebagai Kaoru sang penyanyi jalanan yang pintar bermain gitar). Kaoru mempunyai tempat favorit di sebuah taman di kota dalam pertunjukkan jalanan malamnya. Dan setiap menjelang pagi, Subuh maksudnya sekitar pukul 04.40, Kaoru pun harus segera kembali ke rumah, kalau tidak, sinar pagi sang surya bisa menjadi pembunuh bagi dirinya.
Nah menjelang pagi itu, Kaoru sering menyaksikan dari jendela kamar rumahnya yang bertingkat itu sosok seorang cowok SMA yang selalu menunggu teman-temannya untuk berangkat sekolah di sebuah halte bis dekat rumah Kaoru, seperti biasa “witing tresna jalaran soko kulino” alias bibit suka pada sosok cowok tersebut mulai tumbuh dalam hati Kaoru karena seringnya dia menyaksikan sosok tersebut menjelang fajar menyingsing. Hingga suatu malam mereka berdua bertemu muka di halte tersebut. Cie cie… pucuk dicinta ulam pun tiba bagi Kaoru. Kaoru pun berkenalan dengan sosok cowok tersebut, yang ternyata bernama Kouji Fujishiro (diperankan oleh Takashi Tsukamoto), dan ternyata Kouji satu sekolah dengan sahabat baik Kaoru yaitu Misaki Matsumae (diperankan oleh Airi Toyama). Dan Kaoru pun menceritakan pada Misaki bahwa dia menyukai Kouji. Misaki pun pada akhirnya, sebagai sahabat baik, menawarkan untuk memata-matai Kouji, mengingat Kaoru tak bisa keluar rumah siang hari. Misaki pun secara sembunyi sembunyi mem-video Kouji selama di sekolah maupun di kegiatan di luar sekolah, betapa beruntungnya Kaoru mempunyai sahabat sebaik Misaki. Kaoru pun begitu senang menyaksikan video rekaman kehidupan Kouji yang diambil secara diam-diam itu. Seiring berjalannya waktu, mereka berdua suatu saat janjian untuk berkencan, dengan sepeda motornya Kouji membawa Kaoru ke tempat-tempat yang belum pernah Kaoru kunjungi sebelumnya, seperti pusat pertokoan dan tempat hiburan. Kaoru melihat kemeriahan malam hari yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Hingga saking gembiranya Kaoru, ia pun memainkan gitar dan bernyanyi di tengah keramaian itu, dan tentu saja menarik banyak perhatian orang-orang yang berlalu lalang, termasuk artis jalanan yang lain pun akhirnya ikutan nimbrung pentas bersama Kaoru, suatu adegan yang indah (btw, adegan ini menjadi bagian dari video clip dari lagu YUI yang berjudul “Skyline”). Kaoru begitu bahagia Kouji membawanya ke tempat-tempat yang belum pernah itu datangi. Kencan itu berakhir di tepi pantai, Kouji bercerita kepada Kaoru bahwa hobby dia adalah surfing di laut. Kaoru yang mendengar itu, mendadak rendah diri, dia berpikir bahwa cowok yang dia sayangi mempunyai hobby bermain surfing, tentunya ini adalah kegiatan di siang hari dan di hari yang panas. Kaoru pun berpikir dalam hati dia tidak akan bisa ikut menikmati hobby dari cowok yang disukainya. Kaoru pun pergi meninggalkan Kouji tanpa memberitahukan sebabnya. Kaoru terus berlari berpacu dengan waktu terbitnya sang fajar, Kouji hanya bisa mengejar tanpa tahu apa-apa kenapa Kaoru pergi meninggalkannya. Adegan ini cukup seru, mengingat Kaoru harus berpacu dengan terbitnya sinar matahari. Sayang, ketika sinar matahari tepat bersinar, Kaoru tepat berada di pintu masuk rumahnya, meski berhasil masuk ke dalam rumah, namun Kaoru sempat terkena sinar matahari, akibatnya Kaoru mengalami peradangan kulit. Kouji yang sampai detik itu tidak tahu apa-apa, akhirnya mendapat penjelasan dari Misaki mengenai keadaan Kaoru sebenarnya, Kouji pun terkejut. Untunglah kedua orang tua Kaoru membawanya ke dokter hingga penyakit Kaoru tidak menjadi parah. Dari peristiwa itu, Ken Amane, sang ayah (diperankan oleh Goro Kishitani), dan Yuki Amane, sang ibu (diperankan oleh Kuniko Asagi), menjadi tahu bahwa sang anak ternyata sedang jatuh cinta dan mempunyai seorang kekasih. Kemudian sang ayah mencoba berbicara dengan Kouji menanyakan hubungan mereka, dan merestuinya, dan mencoba mengatur pertemuan kembali dengan Kaoru, dimana semenjak peristiwa itu Kaoru mencoba melupakan hubungannya dengan Kouji. Dan Kouji pun mempunyai kejutan, yaitu ingin mewujudkan impian Kaoru untuk mengeluarkan debut single Kaoru… dan seiring berjalannya waktu kesehatan Kaoru makin memburuk.
Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apakah yang terjadi dengan Kaoru kemudian? Apakah Kouji berhasil mewujudkan impian Kaoru, dimana dia harus berpacu dengan kesehatan Kaoru yang kian menurun… silahkan saksikan film drama “Taiyo no Uta” ini ya, seperti biasa saya tidak akan membeberkan jalan ceritanya dengan detail, “No Spoiler” gitu lho…hehehehhe
Film ini, sangatlah menarik, saya mulanya berpikiran film ini adalah film nangis Bombay, maklum ceritanya tentang seorang penderita suatu penyakit, biasanya berakhir sedih, termehek-mehek. Tapi pikiran saya itu gak sepenuhnya betul. Sang sutradara dengan pintarnya meramu adegan demi adegan tanpa harus terjebak stereotype film sedih. Justru yang saya rasakan adalah optimisme dalam diri Kaoru, Kaoru begitu tegar dan menerima, ikhlas akan penyakit yang diidapnya. Karenanya saya tidak meneteskan air mata sedikitpun ketika nonton film ini, mungkin hanya satu adegan yang membuat saya terharu, yaitu ketika Kaoru mencoba menikmati hobby Kouji, yaitu menonton Kouji surfing di pantai, tentu saja Kaoru dalam pakaian khusus, dan ternyata pakaian itu sedikit bermasalah hingga mengakibatkan Kaoru kepanasan, dan dengan tetap tegar Kaoru mencoba menahan panas yang ada dan berusaha tersenyum didepan Kouji, sapa yang gak terharu coba….. Yui bener bener bisa memerankan sosok Kaoru yang optimis.
Soal musik film, jangan kuatir, anda akan mendapatkan lagu lagu keren di dalam film ini, mengingat Yui adalah seorang penyanyi Jepang yang terkenal. Theme song film ini adalah “Good bye Days”. Dan lagu lain yang muncul dalam film ini adalah “Skyline” dan “It’s Happy Line”. Semua lagu dinyanyikan sendiri oleh Yui. YUI gitu lhooooo….
Cerita “Taiyou no Uta” ini juga muncul dalam versi Dorama (serial televisi) dengan judul yang sama, namun diperankan oleh Erika Sawajiri, tau kan Erika Sawajiri? Itu lho yang main dorama termehek-mehek “Ichi RITTORU no Namida” (One Litter of Tears). Nih anak kayaknya emang specialis peran gadis penyakitan yang bikin termehek-mehek kali ya? Hehehehehe.. Sedang cerita “Taiyou no Uta” ini pertama kali muncul dalam bentuk novel karangan Bandou Kenji.
Oh yah, mengenai penyakit yang diidap Kaoru, yaitu Xeroderma Pigmentosum (XP), mulanya saya kira ini hanyalah sains-fiksi, ternyata penyakit ini beneran ada lho. Penderitanya beneran ada. Kemarin saya sempat membaca sebuah berita tentang penderita penyakit ini di sebuah surat kabar. Penderita penyakit ini tidak dapat terkena sinar matahari, karena sinar matahari akan membuat peradangan pada kulit penderita dan bisa menjurus kepada kematian bila parah.
Karenanya kita wajib bersyukur, Alhamdulillah, kita yang normal bisa menikmati hangatnya sinar mentari. Kadang kita mengeluh bila kepanasan karena suhu udara akibat sengatan sinar matahari. Itu belum seberapa menyiksa bila dibanding penderita XP ini. Marilah kita selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita sekecil apapun, jangan lah kita merasa kekurangan, sebab masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita… walaupun nikmat itu berupa hangatnya sinar matahari…matahari adalah sahabat kita ^^ jangan takut item ya....haha
Kamis, 25 Agustus 2011
Buber TONTI angkatan IX
Seneng banget akhirnya bisa ketemu sama temen- temen tonti dari berbagai suku bangsa, eh, dari berbagai tempat mereka kuliah dink. Secara anak- anak Tonti abis kuliah pada nyebar, ada yang ampek Pekalongan juga coba....ckckck. Untung tanggal 23 Agustus kemarin kita ipertemukan atas prakasa pak Danyon....hihi
Senangnya,,,..
Jepretan pertama, jadi posenya rada aneh...hehehe
Sambil nunggu makanan, aio, foto lagi....haha si Ranoi fotonya sambil nahan laper tuu
Akhirnya datang jua,,...selamat makaaaannn
Selese juga bebernya...foto dulu akh, sebelum bubar,,..haha
Senangnya,,,..
Jepretan pertama, jadi posenya rada aneh...hehehe
Sambil nunggu makanan, aio, foto lagi....haha si Ranoi fotonya sambil nahan laper tuu
Akhirnya datang jua,,...selamat makaaaannn
Selese juga bebernya...foto dulu akh, sebelum bubar,,..haha
Rabu, 24 Agustus 2011
A Year Journey in Psychology
Berhubung sebentar lagi uda mau lebaran, aku mau ngucapin minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin. But, bukan itu yang pingin aku ceritain. Artikel ini aku bikin, karena sebentar lagi adalah semester ke-3 ku di Psikologi Unnes. Banyak banget hal baru yang aku alami disana. Dan kadang tanpa aku sadari banyak hal-hal yang aku impikan saat SMA satu persatu mulai terwujud. Here is the story.
Sekitar setahun yang lalu, pada bulan Agustus 2010, aku memulai debutku di UNNES...halah...hehe.
Seperti mahasiswa baru lainnya, aku mengikuti PPA (Progam Pengenalan Akademik). Tidak terlalu berkesan bagiku, karena saat itu aku lagi gejala tipes, so, nothing special lah...hihi
Langsung aja ke kegiatan pertama di Psikologi, yaitu Intuisi. Ini nih, persiapannya ribet, nyita waktu, tapi, seru abis pas hari-H na. Apalagi semua anggota kelompok aku, Pavlov tepatnya, anakna gokil- gokil...hihi. Ini juga awal mula kesibukanku di Psikologi....
Intuisi itulah yang menghasilkan 12 finalis Putra Putri Psikologi 2011. Aku salah satunya. Katanya sih, finalis ini dipilih dari maba yang berkontribusi banyak di psikologi, tapa kan katanyaaaaa...haha
Setelah melewati berbagai macam test dan pelatihan yang berlangsung lebih dari sebulan, akahirnya tiba saat performance para finalis..
Oia, sebeum itu aku juga sempat ikut demo Expo, guest star nya The Changcuters, kebayang lah berapa banyak changcut rangers yang dateng -.-
rame banget, tapi aku ma 2 sohib baruku (Dewin& Shasa) tetap dalam kedamaian ^.^
Kembali lagi ke Papipsi, tiba saat penobatan Putra Putri Psikologi 2011, itu hari yang sangat melelahkan, sekitar jam 12 baru kelar acaranya. Walaupun aku g jadi Putri Psikologi 2011,tapi uda cukup seneng jadi Finalis Papisi :) apalagi waktu itu ditemenin someone special :)
Ituu adalah akhir dari seleksi Papipsi 2011...
Kegiatanku selanjutnya adalah ikut panitia Pemilihan Raya FIP. Sebenarnya delegasinya 4 orang, tapi yang dateng cuma aku dan Ghifa. Finally, kita keterima n jadi PANWASLU dalam PEMIRA FIP 2011. Tapi, yang bikin aku agak bingung, ada Mz.Rifky ex ketua HIMA 2009, tapi aku yang jadi ketua PANWASLU. Aku sempat kalang kabut, tapi untung ada Gifa dan Mz.Rif yang jadi pembimbing aku selama PEMIRA FIP :). Ok, PEMIRA berjalan lancar tanpa ada kecurangan ini itu. Seneng banget, apalagi sebelum PEMIRA yudisium ku memuaskan dan keterima di HIMAPSI.
Setelah itu kegiatan di kampus tidak terlalu padat, dan alhamdulilah job pertamaku datang, aku ditawari jadi model CD Terapy nya mas Indra Majid. Walaupun fee na gak terlalu gde, ato bisa dibilang dikit, tapi aku seneng banget.
Itu pengalaman pertama aku yang "dibayar: ,karena biasanya aku yang "membayar" kalo mau difoto,,..hihi
Tak lama kemudian aku sibuk dengan MID test dan kuliah. Namun, suatu hari mbak kost aku, mbak Ellen, minta tolong ke aku buat ngegantiin dia jadi Model Konservasi buat Gelar Karya yang bertema "Beauty and Tasty" tanggal 16 Juni. Aduuuhhh,,.seneng banget,,.hihi. Beberapa hari kemudian aku dapet job lagi dari mas Indra, tapi bukan buat produk, cuma buat hobi barunya mas Indra di bidang fotografi. Tapi, sayangnya dibatalin karena sodaranya mas Indra meninggal. Sampe sekarang kita belum nyusun jadwal lagi.
Akhirnya aku konsen ma Gelar Karya. Tapi, H-seminggu sebelum Gelar Karya, lagi- lagi aku gejala tipes. Padahal aku sama sekali belum latihan, harus gladi kotor, gladi bersih, kontrol 2 hari sekali ke dokter, rapat HIMA...ribet banget deh pas itu. Tapi, aku selalu berpikir positif dan yakin aku kuat, aku bisa. Alhasil, aku bisa latian dengan lancar walaupun kadang- kadang rasanyalemes banget, taipi fun, dapet teman baru, jadi kenal ma mbak Era,desainer aku, makasi ia mbak Era :)
Itulah sekilas Gelar Karya. Setelah itu aku kembali sibuk minta tanda tangan pal SL dan sibuk belajar buat UAS...huft...
Setelah Yudisium aku dan 3 temanku lainnya ikut Panitia PPA,,.seminggu menjadi sesi acara sungguh sangat melelahkan, banyak sekali masalah dan Birokrat yang bukannya mempermudah, tapi malah mempersulit.
Selesai juga catatan pendek aku (padahal...haha) ga' terlalu lengkap, so, kalo mau tanya selangkapnya, silakan tanya langsung ma aku..hehe. Walaupun semua perjalananku di Psikologi itu tidak mudah dan pasti ada hambatan, tapi aku belajar dari semua pengalamanku itu. Aku belajar membagi waktu, pikiran dan tenaga. Aku belajar bagaimana jalan pikiran pemimpin yag baik, bagaimana berpikir bijaksana, bagaimana mengatasi masalah tanpa emosional, dan lain sebagainya. Semoga semester depan aku bisa memperkaya pengalamanku dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Amin :)
Sekitar setahun yang lalu, pada bulan Agustus 2010, aku memulai debutku di UNNES...halah...hehe.
Seperti mahasiswa baru lainnya, aku mengikuti PPA (Progam Pengenalan Akademik). Tidak terlalu berkesan bagiku, karena saat itu aku lagi gejala tipes, so, nothing special lah...hihi
Langsung aja ke kegiatan pertama di Psikologi, yaitu Intuisi. Ini nih, persiapannya ribet, nyita waktu, tapi, seru abis pas hari-H na. Apalagi semua anggota kelompok aku, Pavlov tepatnya, anakna gokil- gokil...hihi. Ini juga awal mula kesibukanku di Psikologi....
Intuisi itulah yang menghasilkan 12 finalis Putra Putri Psikologi 2011. Aku salah satunya. Katanya sih, finalis ini dipilih dari maba yang berkontribusi banyak di psikologi, tapa kan katanyaaaaa...haha
Setelah melewati berbagai macam test dan pelatihan yang berlangsung lebih dari sebulan, akahirnya tiba saat performance para finalis..
Oia, sebeum itu aku juga sempat ikut demo Expo, guest star nya The Changcuters, kebayang lah berapa banyak changcut rangers yang dateng -.-
rame banget, tapi aku ma 2 sohib baruku (Dewin& Shasa) tetap dalam kedamaian ^.^
Kembali lagi ke Papipsi, tiba saat penobatan Putra Putri Psikologi 2011, itu hari yang sangat melelahkan, sekitar jam 12 baru kelar acaranya. Walaupun aku g jadi Putri Psikologi 2011,tapi uda cukup seneng jadi Finalis Papisi :) apalagi waktu itu ditemenin someone special :)
Ituu adalah akhir dari seleksi Papipsi 2011...
Kegiatanku selanjutnya adalah ikut panitia Pemilihan Raya FIP. Sebenarnya delegasinya 4 orang, tapi yang dateng cuma aku dan Ghifa. Finally, kita keterima n jadi PANWASLU dalam PEMIRA FIP 2011. Tapi, yang bikin aku agak bingung, ada Mz.Rifky ex ketua HIMA 2009, tapi aku yang jadi ketua PANWASLU. Aku sempat kalang kabut, tapi untung ada Gifa dan Mz.Rif yang jadi pembimbing aku selama PEMIRA FIP :). Ok, PEMIRA berjalan lancar tanpa ada kecurangan ini itu. Seneng banget, apalagi sebelum PEMIRA yudisium ku memuaskan dan keterima di HIMAPSI.
Setelah itu kegiatan di kampus tidak terlalu padat, dan alhamdulilah job pertamaku datang, aku ditawari jadi model CD Terapy nya mas Indra Majid. Walaupun fee na gak terlalu gde, ato bisa dibilang dikit, tapi aku seneng banget.
Itu pengalaman pertama aku yang "dibayar: ,karena biasanya aku yang "membayar" kalo mau difoto,,..hihi
Tak lama kemudian aku sibuk dengan MID test dan kuliah. Namun, suatu hari mbak kost aku, mbak Ellen, minta tolong ke aku buat ngegantiin dia jadi Model Konservasi buat Gelar Karya yang bertema "Beauty and Tasty" tanggal 16 Juni. Aduuuhhh,,.seneng banget,,.hihi. Beberapa hari kemudian aku dapet job lagi dari mas Indra, tapi bukan buat produk, cuma buat hobi barunya mas Indra di bidang fotografi. Tapi, sayangnya dibatalin karena sodaranya mas Indra meninggal. Sampe sekarang kita belum nyusun jadwal lagi.
Akhirnya aku konsen ma Gelar Karya. Tapi, H-seminggu sebelum Gelar Karya, lagi- lagi aku gejala tipes. Padahal aku sama sekali belum latihan, harus gladi kotor, gladi bersih, kontrol 2 hari sekali ke dokter, rapat HIMA...ribet banget deh pas itu. Tapi, aku selalu berpikir positif dan yakin aku kuat, aku bisa. Alhasil, aku bisa latian dengan lancar walaupun kadang- kadang rasanyalemes banget, taipi fun, dapet teman baru, jadi kenal ma mbak Era,desainer aku, makasi ia mbak Era :)
Itulah sekilas Gelar Karya. Setelah itu aku kembali sibuk minta tanda tangan pal SL dan sibuk belajar buat UAS...huft...
Setelah Yudisium aku dan 3 temanku lainnya ikut Panitia PPA,,.seminggu menjadi sesi acara sungguh sangat melelahkan, banyak sekali masalah dan Birokrat yang bukannya mempermudah, tapi malah mempersulit.
Selesai juga catatan pendek aku (padahal...haha) ga' terlalu lengkap, so, kalo mau tanya selangkapnya, silakan tanya langsung ma aku..hehe. Walaupun semua perjalananku di Psikologi itu tidak mudah dan pasti ada hambatan, tapi aku belajar dari semua pengalamanku itu. Aku belajar membagi waktu, pikiran dan tenaga. Aku belajar bagaimana jalan pikiran pemimpin yag baik, bagaimana berpikir bijaksana, bagaimana mengatasi masalah tanpa emosional, dan lain sebagainya. Semoga semester depan aku bisa memperkaya pengalamanku dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Amin :)
Langganan:
Postingan (Atom)



















